Allah SWT berfirman…
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”
[QS. 31 – Lukman : 14]
sekarang marilah sama-sama qt simak dan renungkan kisahnya…
dikisahkan pada suatu hari…
ketika Hasan al-Bashri ra thawaf di Ka’bah – Makkah…
beliau bertemu dengan seorang pemuda yang memanggul keranjang di punggungnya, sedang melakukan thawaf juga…
Beliau bertanya pada pemuda tersebut… :
“wahai pemuda… apa gerangan isi keranjang yang ada di pundakmu…?”
“Aku menggendong ibuku di dalamnya,” jawab pemuda itu…
kemudian pemuda tersebut berkisah… :
“Kami orang miskin… selama bertahun-tahun, ibuku ingin beribadah haji ke Ka’bah…
tetapi kami tak dapat membayar ongkos perjalanannya…
Aku tahu persis keinginan ibuku itu amat kuat…
Ia sudah terlalu tua untuk berjalan…
tetapi ia selalu membicarakan tentang Ka’bah…
dan kapan saja ia memikirkannya…
air matanya bergelinang…
Aku tak sampai hati melihatnya seperti itu…
maka aku membawanya di dalam keranjang ini…
sepanjang perjalanan dari Suriah sampai ke Baitullah…”
“Sekarang…
kami sedang thawaf di Ka’bah…!
banyak orang mengatakan bahwa… hak orangtua sangat besar…”
Pemuda itu kemudian bertanya kepada Imam Hasan Al Bashri ra… :
“Ya Imam…
apakah aku dapat membayar jasa ibuku dengan berbuat seperti ini untuknya…?”
Imam Hasan al-Bashri ra pun menjawab… :
“Sekalipun engkau berbuat seperti ini lebih dari tujuh puluh kali…
engkau takkan pernah dapat membayar sebuah tendanganmu…
ketika engkau berada di dalam perut ibumu…!”
Sahabat Fillah…
mari sama-sama qt renungkan perjalan hidup qt selama ini…
‘- disisi manakah qt sudah melakukan yang terbaik untuk Ibunda tercinta…???
‘- sadarkah qt… bentuk kebaikan yang qt perbuat selama ini kepada Ibunda…
“TIDAK AKAN PERNAH MAMPU MEMBALAS NILAI SETETES “AIR SUSU IBU…”
yang telah qt telan…
‘- bahkan mungkin do’a yang singkat pun jarang qt panjatkan…
“Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo…”
‘Ya Tuhanku…! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya…
sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil…’
Sahabat Fillah…
masihkah qt menanti waktu yang tepat untuk berbhakti…???
mudah-mudahan bermanfaat…AMIN

Jakarta Time
0 komentar:
Posting Komentar